oleh :

Hana

مقدمة

الحمد لله الذى أنزل القراَن بلسان عربي مبين والصلاة والسلام على أشرف الأنبياء والمرسالين. سيدنا محمد وعلى أله أجمعين.

نقدم فيما يلى بعض الإفراحات لأسلوب إجرء الدروس فى هذا الكتاب، وللمعلم أن يأخذ بها أز يعدل فبها بما يراه مناسب.

أولا: نقترح استخدام الطريقة الاستنتاجية فى تدريس القواعد استخلاص القواعد بحيث يساعد المدرس طلابة (عن طريقة مناقشة موجهة) على السبورة فى نهاية المناقشة، على أن يتم ذلك كله فى حدود (۱۲-۱۵) دقيقة حتى يستفاد من غالبية الوقت (الزمان الباقى)فى إجراء التدريبات على تطبيق القواعد فى القراءة والفهم.

ثانيا : الخطوات

‌أ. تقديم النص : يقرء المدرس النص مرة واحدة بصوت واضح مسموع ثم يكلف الطلاب بأن يقرأوه قراءة صامته.

‌ب. تقديم أسئلة الاستيعاب : يسأل المدرس بعض الطلاب عن فهم النص الذي قرأوه حتى الطلاب عن النص المقروء.

‌ج. تقديم الأمثلة : يكتب المدرس الأمثلة النحوية على السبورة، وهذه الأمثلة مأخوذة من النص.

‌د. الشرح : يبدأ المدرس فى المناقشة (عن طريق أسئلة يعدها) حتى يوجه طلابه إلى التعريف على القواعد الواردة فى الأمثلة واستخلاصها فمها تاما ثم إثباتها على السبورة قبل الانتقال إلى حل التدريبات.

‌ه. التدريبات : هذه هي المرحلة المثلى فى خطوات التدريس لأنها تمثل الجانب التطبقى للقواعد المدروسة فى فهم التراكيب والعبارات العربية، وفى التدريب الأخير يأمر المدرس ترجمة النص أو التراكيب لتحقيق فهم الطلاب وإتقانهم

Proses Pembelajaran Bahasa arab di perguruan tinggi akan kami khususkan pada pembahasan Bahasa arab Intensif yang diikuti oleh mahasiswa semester 1 dan 2 (tahun pertama) STAIN Batusangkar. Dalam melaksanakan proses pembelajarannya bahasa arab intensif ini dikelola langsung oleh Unit Pelayanan Bahasa STAIN Batusangkar. Dalam pembahasan ini kami akan mencoba membagi penyampaian materi ajar bahasa arab dalam 1 tahun kalender akademik yaitu semester 1 dan semester 2

  1. Topik Materi ajar

1. Semester I

Topik materi ajar yang digunakan pada semester 1 ini berdasarkan pada buku

Maharatil Lughah al –arabiyah al-maksunah yang dikarang oleh Unit Pelayanan Bahasa STAIN Batusangkar yang mana karena penekanan materi lebih di fokuskan pada Istima’ wal kalam maka ada beberapa materi yang pemakalah ungkapkan, diantaranya adalah:

1) ta’aruf (تعارف)

2) Fil fasli (فى الفصل)

3) Fil maktabah (فى المكتبة)

4) Al-Mihnah المهنة))

5) Fi ghurfatul julus (فى الغرفة الجلوس)

6) Fil Istiraha(فى الإستراحة)

7) Fi qa’atul dirasah (فى قعة الدراسة)

8) Ilal masjid (إلى المسجد)

9) Fi maqabilatul imtihan (فى مقابلة الإمتحان)

10) Ta’khirul hudur ilal faslتأخير الحضور إلى الفصل) )

11) Fil mal’ab (فى الملعاب)

12) Fi thariq ilal jami’ah(فى طرق إلى لجامعة)

Yang mana masing-masing topic pada semester 1 ini terdiri dari bacaan-bacaan ringkas yang disertai gambar penunjang yang mana dosen terlebih dahulu membacakan teks dan mahasiswa mendengar apa yang disampaikan dosen. Setelah itu diikuti oleh mahasiswa (kalam) menirukan apa yang disampaikan dosen.

Analisa penulis

Materi yang telah ada ini sudah sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan apalagi seandainya secara umum mahasiswa berasal dari sekolah umum SMA, SMK, SMEA dll akan tetapi mungkin urutan penyajian materi yang harus di lihat kembali agar memang menjadi lebih terstruktur

Contoh: materi fi thariq ilal jami’ah seharusnya ada di urutan materi ketiga atau empat setelah ta’aruf . dalam buku ini terletak pada pembahasan terakhir.

Pada semester II ada16 materi ajar yang disajikan kepada mahasiswa intensif yaitu:

1) “aamun jadidun (عام جديد)

2) Al-azhar (الأظهار)

3) Assiyadu wal himam (أالسياد والحمام)

4) Khatru sir’ah (خطر سرعة)

5) Al-aisyu fil amkani muqaddasah(العيش فى أمكان مقدسة)

6) Awwalunnubuwwah( أول النيوة)

7) Tha’atullah wa rasulah (طاعة الله والرسوله)

8) Al-bahru(البحر)

9) Khadijah binti khuwailid(خديجة بنت خويلد)

10) Minnawadi jahan(من نواد جحا

11) Syai’in la tara hu ‘ainaka (شيئ لا تراه عيناك)

12) Al’amal( العمل)

13) Makanatul aba’I fi tarbiyatul aulad(مكانة الأباء فى تربية الأولاد)

14) Attasri’ul islam(التشريع الإسلام)

15) ‘amar bin yasir (عمار بن ياسر)

Pada semester dua ini, materi yang berbentuk teks (nash) hanya sedikit, lebih banyak menyajikan tadribaat dan qo’idah kalimat

Analisis penulis, materi sudah mencakup dan sesuai dengan tuntutan pengetahuan yang harus ada pada mahasiswa Intensif

  1. Tujuan

Adapun tujuan pembelajaran ini:

1) Tujuan umum

a) Membekali mahasiswa kemampuan berkomunikasi dengan bahasa Arab secara lisan dan tulis.

b) Membekali mahasiswa kemampuan membaca, memahami dan menerjemahkan buku-buku berbahasa Arab untuk studi Islam.

2) Tujuan khusus

Adapun tujuan khusus dari pembelajaran ini adalah:

a. Keterampilan Mendengar (Istima’) pada semester I

b. Keterampilan Berbicara (Kalam) pada semester I

c. Keterampilan Membaca (Qiraah) pada semester II

d. Keterampilan Menulis (Kitabah) pada semester II

  1. Pendekatan

Pendekatan yang digunakan adalah all in one system (nazhariyah al-wihdah), yaitu suatu pendekatan yang melihat bahasa sebagai satu kesatuan yang utuh dan saling melengkapi.

Pendekatan ini memberikan perhatian terhadap keempat kemahiran bahasa, yaitu kemahiran mendengar (maharah al-istima’), kemahiran berbicara (maharah al-kalam), kemahiran membaca (maharah al-qiraah), dan kemahiran menulis (maharah al-kitabah), secara seimbang. Selain itu, pendekatan ini juga memberikan perhatian terhadap berbagai unsur bahasa Arab, seperti ashwat (bunyi huruf), mufrodat (kosa kata), qawa’id (gramatika), nabr (intonasi) dan tanghim (lagu).

Analisis penulis, menurut pemahaman penulis ada beberapa pendekatan pembelajaran yang efektif mencakup empat pendekatan, yaitu pendekatan humanistik, komunikatif, kontekstual, dan struktural[1]. Salah satunya mungkin seprti di atas kontekstual

  1. Metode

Adapun metode ajar yang digunakan dalam pembelajaran Bahasa arab intensif ini adalah:

1) Thariqah Sam’iyah safawiyah untuk mengajarkan Istima’ wa kalam

2) Thariqah Mubasyarah untuk mengajarkan Istima’ wa kalam

3) Thariqah Qira’ah untuk mengajarkan Qira’ah wa kitabah

4) Thariqah Qha’idah mengajarkan Qira’ah wa kitabah

Analisis penulis metode yang cocok untuk mengajarkan bahasa arab intensif in adalah metode metode eklektik, yaitu metode gabungan yang mengambil aspek-aspek positifnya baik dari keterampilan maupun pengetahuan bahasa, sehingga mencapai tujuaan dan hasil pembelajaran[2]

  1. Teknik

Adapun teknik yang digunakan dalam proses pengajaran bahasa intensif ini adalah dengan cara pengulangan kembali qira’ah yang pada awalnya di bacakan oleh dosen yang bersangkutan kemudian diulang oleh mahasiswa yang bersangkutan. Terutama mahasiswa yang berasal dari sekolah umum yang sebelumnya belum pernah belajar bahasa arab sedikitpun.

  1. Evaluasi Pembelajaran

Adapun bentuk Evaluasi yang digunakan adalah:

1. Pada semester I

Tugas Individu

Tugas kelompok

Ujian Lisan

2. Pada semester II

Tugas Individu

Tugas kelompok

Ujian Tulis

KESIMPULAN

Proses pembelajaran Bahasa Arab Intensif di Perguruan Tinggi khususnya yang di STAIN Batusangkar yang di kelola oleh Unit Pelayanan Bahasa, bahasa Arab sudah mulai mengarah kepada kesesuaian kaidah pembelajaran materi ajar Bahasa Arab. Diantara langkah-langkah yang dilakukan adalah:

1. memberikan teks kepada mahasiswa , kemudian guru membacakan teks tersebut kemudian menyuruh siswa membacanya dalam hati.

2. memberikan pertanyaan tentang sebagian teks , sehingga mahasiswa mampu memahami teks

3. memberikan contoh (mitsal), guru membuatkan contoh dipapn tulis yang di ambil dari teks

4. memberikan penjelasan dengan cara berdiskusi terutama dalam hala qawaid lalu murid menyimpulkannya dan memperbanyak latuhan (tadribaat)

5. Latihan ; bertujuan meningkatkan pemahaman qawaid mahasiswa sehingga diharapkan mahasiswa mampu menterjemah teks dengan baik dan benar

Demikianlah makalah ini penulis susun sebagai sebuah gambaran tentang pelaksanaan kegiatan pembelajaran bahasa arab di Perguruan Tinggi, yang dikhususkan pada mahasiswa semester awal yang mendapatkan proses pembelajaran bahasa arab yang terkelola dengan baik dengan istilah Bahasa Arab Intensif . semoga makalah ini dapat memberikan pencerahan buat kita dan dapat bermanfaat dalam proses studi yang sedang kita jalani. Amin



[1] DR.Abdul Halim Hanafi,M.Ag, Urgensi Bahasa Arab Dan Pembelajarannya, Entri ini dikirim pada Kamis, 18 Desember 2008

[2] DR.Abdul Halim Hanafi,M.Ag, Urgensi Bahasa Arab Dan Pembelajarannya, Entri ini dikirim pada Kamis, 18 Desember 2008